Friday, 27 December 2019. 4:01 am

DIDUGA DIPAKSAKAN PEMENANG TENDER PROYEK DREISNASE DI PERUMAHAN KARTINI RAYA ASAL JADI.

(Doc. Jarrakpos)

JARRAKPOS – BATAM – Proyek dengan pagu anggaran miliyaran asal jadi di perumahan Kartini Raya.

Dari awal awak media sudah menyoroti proyek tersebut sampai akhir, kontrak sudah limit belum selesai.

Dipapan merek tertulis Proyek Dreisnane tahap dua RT07 dan RT08 Perumahaan Kartini Jaya. Padaha itu RT03 dan 04 Pelaksana CV Dwi Jaya Abadi.

Nilai Kontrak : RP. 1,2 M lebih.
Nasa Pelaksanaan :150 Kalender.
Tanggal Kontak : 21 Juni 2019.
Konsultan Pengawas : CV. G A.

(Doc. Jarrakpos)

Sementara itu, ketika di konfirmasi dengan KABID SDA, Dohar Hasibuan ia mengucapkan bagus, luar biasa. Namun, begitu ditunjukan foto papan merek Proyek tersebut Dohar melihat dan langsung menghapusnya dari Handphone (ponsel) wartawan JARRAK POS. Mengapa demikian ?

Menurut masyarakat sekitar perumahan Draisnane harus lebih besar supaya tidak banjir. Sedangkan menurut Aktipis LSM Lingkar Rakyat Madani Irwansyah akan menyurati Kajati supaya diusut tuntas.

Semenjak Dohar Hasibuan menjabat sebagai Kabid SDA, kekayaan nya luar biasa. Bukan hanya rumah mewah di Perumahan Mitra Raya Batam Centre, Dohar juga memiliki Perumahan Duta Mas, Ruko di Legenda Malaka dan mobil mewah.

Proyek Draisnase di Bengkong Laut dengan pagu anggaran miliyaran pernah diusut kejaksaan negeri Batam. Sampai sekarang belum ada tersangka.

Penulis : Habil

Editor : Lle

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *